Jatuh Cinta di Usia Muda, Oh Repotnya!

Beberapa minggu ini suasana rumahku diramaikan dengan kehadiran anak adopsiku. Ya. Atas saran temanku, akhirnya aku  memutuskan untuk mengadopsi seorang anak yang dengan tega telah ditelantarkan ibunya.

 Karena Boy-anak lelakiku yang telah menginjak remaja itu setuju, akupun memboyongnya pulang. Kusiapkan tempat tidur dan lain-lain untuk menyambut kedatangannya. Dan tak tanggung-tanggung, namanya pun kuganti menjadi nama penyanyi favoritku; Adelle.

 Adelle manja dan lucu sekali. Sifatnya periang selalu menghibur,. Matanya tajam menambah cantik dan imut wajahnya yang oval. Meskipun usianya belumlah akil baliq, tapi tubuhnya yang sintal membuatnya nampak lebih dewasa dari usianya. Boy yang sedari awal agak enggan mendekat karena belum terbiasa, lama-lamapun menjadi akrab dan sering main bersama. Senangnya,  dia tak lagi kesepian di rumah.

 Hingga tibalah hari Minggu kemarin. Hari Minggu seperti biasa adalah hariku dan Boy menikmati saat-saat santai di rumah atau terkadang hang-out keluar, khususnya bila bulan masih muda, he..he…. Kami pun membiarkan Adelle pergi main ke rumah tetangga. Adelle sangat senang begitu mendapat kesempatan keluar rumah. Maklumlah hari-hari biasa dia berdiam di rumah saja, bermain atau sekedar tidur-tiduran.

 Hari menjelang siang, Adelle belum pulang juga. Lama sekali dia bermain. Aku dan Boy mulai bertanya-tanya. Boy pun kuminta untuk menyusul ke rumah tetangga. Eh, baru saja Boy hendak beranjak, tiba-tiba Adelle muncul di pintu. Tetapi tidak sendiri. Di belakangnya mengikuti  sosok begitu besar yang sangat kukenal.

  “Halo Momo.” Sapaku dan membiarkan Adelle dan Momo masuk ke dalam rumah. “Pantesan kamu gak pulang-pulang ya….karena cowok ini rupanya.” Kataku pada Adelle. Adelle membalikkan badannya dengan lincah lalu menuju arah belakang. Momo mengikuti kemanapun Adelle pergi.

 Hingga hari menjelang sore, Momo betah di rumah. Mereka berdua duduk berdekat-dekatan. Sedang PDKT rupanya. Adelle nampak sekali malu-malu tapi mau. Dasar! Masih kecil sudah genit sekali, pasti ibunya tak beda jauh. Makanya bisanya hanya hamil dan melahirkan. Hmm! Gerutuku dalam hati. Bukan tidak ikhlas telah mengadopsi Adelle, tetapi menjadi resah juga. Bagaimana kalau dia hamil di usianya yang masih sangat muda.

 Karena aku dan Boy akan pergi sebentar, terpaksa aku minta Bibi yang sedang setrika untuk mengantar Momo pulang. Momo pun tahu diri dan menurut saja ketika diajak pulang.

 Tetapi sejak hari Minggu itu ada yang berubah dengan prilaku Adelle. Dia menjadi tak betah di rumah. Inginnya keluar saja menemui Momo yang sekali-kali lewat di depan rumah. Tentu saja aku menjadi puyeng dibuatnya. Apalagi malamnya dia nekat mencoba kabur demi bisa bertemu Momo. Waduh! Sudah jatuh cinta rupanya.

 Keesokan harinya, sepulang kerja aku tak mendapati Adelle di rumah. Aku pun langsung ke rumah tetangga. Si Momo pun tak ada! Mereka sedang bermain bersama, begitu kata tetanggaku yang memang selalu memberi kebebasan pada Momo.

 Kutunggu hingga malam. Akhirnya Adelle pun pulang. Nampak sekali dia sangat lelah dan lapar. Makanan yang kusediakan langsung disantapnya dengan lahap. Setelah makan, dia duduk di kursi sambil mengusap-ngusap tangannya. Aku duduk disebelahnya. Aku coba menasehatinya.

  “Adelle darimana saja sih? Masa main seharian ga pulang? Kamu tuh masih kecil, belum cukup usia. Hati-hati sama Momo. Apalagi sebagai perempuan kamu harus jaga diri.” Kataku sambil mengusap kepalanya. Adelle hanya melirik melihatku dengan mata yang sudah terkantuk-kantuk. Hmmm….sia-sia saja menasihatinya kalau matanya sudah melek-merem begitu. Akupun membiarkan dia tidur.

 Esok paginya ketika hendak berangkat kerja seperti biasa Adelle mengantarku hingga depan pintu. Tetapi ya ampun! Ternyata sudah ada Momo menunggu. Tak pelak, Adelle pun begitu girang dan langsung berlari kearah Momo. Kulihat mereka saling menyapa dan melepas rindu. Ahh, sudahlah, biar saja. Hamil, hamil deh. Dasar kucing!!! Kataku sambil bergegas pergi.

 

Ayu, catatan rupa-rupa

First of May, 2013

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s